Metamorfosis ku
Assalamualaikum...
Cerita pertama ku adalah tentang metamorfosis kehidupanku, semua orang berproses aku pun juga seperti itu. Cerita ini berawal saat aku memulai hidup baru dengan kepindahan ku di kota baru setelah sebelumnya tinggal di kota Sidoarjo selama 8 tahun memiliki properti yang kemudian di ambil lagi oleh yang punya dengan mengalami musibah lumpur Lapindo. Lalu suamiku di mutasi ke kota kecil di Mojokerto, disinilah awal hidupku yang baru bersama keluarga kecil kami.Tahun 2009 tepatnya saat itu, kami pindah ke kota Mojokerto.
Tinggal di kota kecil yang saat itu akses yang biasa kami terima di kota Sidoarjo tidak kami temui di kota ini kala itu, saat ketika di Sidoarjo kemana-mana kita tidak perlu membawa uang tunai maka tidak dengan di kota baru ini. Jadi dompet yang biasanya hanya ada beberapa lembar uang kali ini jadi benar-benar berfungsi menjadi sebuah dompet karena saya harus membawa uang tunai kemana-mana. Sebab anjungan tunai mandiri pun masih sangat jarang ditemui di kota ini. Kehidupan saya berubah drastis pula, saat itu saya juga harus resign dari pekerjaan saya sebelumnya karena mengikuti suami yang mutasi ke kota ini.
Karena saya sering bertemu dengan banyak orang di pekerjaan saya sebelumnya maka saya memutuskan untuk berjualan online pada saat itu sprei yang saat itu terlintas di pikiran saya. Maka saya mulai berjualan online, sprei itu bukan produk primer jadi setelah orang membeli maka dalam jangka yang cukup lama mereka tidak akan membelinya kembali. Kemudian saya berkenalan dengan produk tas Sling bag home made, cukup laku tetapi terganjal stok yang kurang stabil.
Kemudian Allah SWT menuntun saya untuk membuka usaha bimbingan belajar yang stabil hingga 4 tahun lamanya yang kemudian terganjal oleh legalitas yang sangat sulit saya penuhi sehingga saya harus merumahkan 8 orang mentor saya yang notabene juga seorang guru honorer di Sekolah Negeri.
Disinilah saya kemudian berkenalan dengan dunia UKM, saya bergerak di bidang makanan berupa camilan dengan bahan dasar jamur yaitu: Kripik jamur, sambel jamur dan stik jamur. Tetapi hanya bertahan 4 tahun setelah saya diguncang fitnah sehingga saya mundur dari komunitas UKM yang saat itu membuat saya cukup dikenal dan memilih berdiri sendiri sebagai UKM sembari beralih menjadi mentor serta pindah ke craft karena passion saya mungkin lebih ke seni.
Dibawah ini adalah foto dokumentasi ketika saya masih bergelut di bidang makanan, spesifikasi di olahan jamur.
Setelah saya diundang oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk menjadi mentor dan mengajar disana selama 18 hari.
Saya mulai berkenalan dengan dunia fotografi, yang masih ada keterkaitan dengan ceart dan kesukaan mengajar sebagai dokumentasi kegiatan yang saya lakukan selama saya mengajar dan mendokumentasikan hasil kerajinan (craft) saya.
Di cerita saya selanjutnya akan saya ceritakan mengenai ketertarikan saya pada dunia fotografi, dari awal perkenalan dengan seni fotografi.
Ikuti terus kisahnya.
Cerita pertama ku adalah tentang metamorfosis kehidupanku, semua orang berproses aku pun juga seperti itu. Cerita ini berawal saat aku memulai hidup baru dengan kepindahan ku di kota baru setelah sebelumnya tinggal di kota Sidoarjo selama 8 tahun memiliki properti yang kemudian di ambil lagi oleh yang punya dengan mengalami musibah lumpur Lapindo. Lalu suamiku di mutasi ke kota kecil di Mojokerto, disinilah awal hidupku yang baru bersama keluarga kecil kami.Tahun 2009 tepatnya saat itu, kami pindah ke kota Mojokerto.
Tinggal di kota kecil yang saat itu akses yang biasa kami terima di kota Sidoarjo tidak kami temui di kota ini kala itu, saat ketika di Sidoarjo kemana-mana kita tidak perlu membawa uang tunai maka tidak dengan di kota baru ini. Jadi dompet yang biasanya hanya ada beberapa lembar uang kali ini jadi benar-benar berfungsi menjadi sebuah dompet karena saya harus membawa uang tunai kemana-mana. Sebab anjungan tunai mandiri pun masih sangat jarang ditemui di kota ini. Kehidupan saya berubah drastis pula, saat itu saya juga harus resign dari pekerjaan saya sebelumnya karena mengikuti suami yang mutasi ke kota ini.
Karena saya sering bertemu dengan banyak orang di pekerjaan saya sebelumnya maka saya memutuskan untuk berjualan online pada saat itu sprei yang saat itu terlintas di pikiran saya. Maka saya mulai berjualan online, sprei itu bukan produk primer jadi setelah orang membeli maka dalam jangka yang cukup lama mereka tidak akan membelinya kembali. Kemudian saya berkenalan dengan produk tas Sling bag home made, cukup laku tetapi terganjal stok yang kurang stabil.
Kemudian Allah SWT menuntun saya untuk membuka usaha bimbingan belajar yang stabil hingga 4 tahun lamanya yang kemudian terganjal oleh legalitas yang sangat sulit saya penuhi sehingga saya harus merumahkan 8 orang mentor saya yang notabene juga seorang guru honorer di Sekolah Negeri.
Disinilah saya kemudian berkenalan dengan dunia UKM, saya bergerak di bidang makanan berupa camilan dengan bahan dasar jamur yaitu: Kripik jamur, sambel jamur dan stik jamur. Tetapi hanya bertahan 4 tahun setelah saya diguncang fitnah sehingga saya mundur dari komunitas UKM yang saat itu membuat saya cukup dikenal dan memilih berdiri sendiri sebagai UKM sembari beralih menjadi mentor serta pindah ke craft karena passion saya mungkin lebih ke seni.
Dibawah ini adalah foto dokumentasi ketika saya masih bergelut di bidang makanan, spesifikasi di olahan jamur.
Setelah saya diundang oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk menjadi mentor dan mengajar disana selama 18 hari.
Saya mulai berkenalan dengan dunia fotografi, yang masih ada keterkaitan dengan ceart dan kesukaan mengajar sebagai dokumentasi kegiatan yang saya lakukan selama saya mengajar dan mendokumentasikan hasil kerajinan (craft) saya.
Di cerita saya selanjutnya akan saya ceritakan mengenai ketertarikan saya pada dunia fotografi, dari awal perkenalan dengan seni fotografi.
Ikuti terus kisahnya.



Komentar
Posting Komentar